Tokoh : Sinta Nurmansyah, Ocky Ardiansyah, dll.
"Aku sayang kamu, Ocky. Gak da yang lain deh di hati aku cuma kamu aja," Sinta berkata begitu manisnya. Sangat manis.
"Beneran? Aku juga sayang kamu, cuma kamu yang aku sayang." aku menjawabnya dengan penuh cinta. Aku mulai memegang tangan halusnya. Hampir saja aku menciumnya, sedikit lagi. Sedikit lagi....
Tiba-tiba---
"Ocky! Bangun! Ini udah jam berapa? Kamu mau sekolah gak sih?!" seketika suara mamah memenuhi kamarku. Sial, padahal dikit lagi kena. Hih! Aku terus saja bergumam.
"Bangun! BANGUUUUN!!!!!" gini deh kalau mama udah cerewet, suaranya bisa melengking sampai 6 oktaf! Omaigat!
Aku menarik selimut, aku peluk guling, bantal aku biarkan menindih kepalaku. Tapi lagi-lagi, "BANGUN OCKY!!!! Kamu jadi anak susah banget diatur!" seru mama sambil menarik selimutku.
Akupun akhirnya menurut, aku berdiri dan mulai mencari handuk. Mama masih disana, masih memperhatikan gerak-gerikku. Gak enak banget sumpah punya nyokap yang terlalu agresif sama anaknya.
"Kamu cari apa? Handuk? Itu handuk!" kata mama lagi sambil menunjuk kasurku.
"Kamu sih jorok! Bekas mani itu handuk dijemur! Nanti bisa jamuran kalau dibiarin basah gitu, nanti kamu-----" aku langsung saja masuk kamar mandi, daripada denger omelannya mulu.
Mama hanya geleng-geleng, angguk-angguk. Oke, cuma geleng-geleng.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar